Ayatollah Ali Khamenei: Tekad Bangsa Iran Mematahkan Tipu Daya Musuh

polixnews.com — Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengirimkan peringatan terbuka kepada musuh-musuh Iran setelah demonstrasi nasional rakyat Iran berlangsung serentak pada 12 Januari 2026 di hampir seluruh kota besar. Melalui akun resmi X miliknya, Khamenei menegaskan bahwa rencana kekuatan asing untuk mengguncang Iran telah gagal total.

Dalam unggahan yang diawali dengan basmalah dan disertai video serta foto-foto demonstrasi, Khamenei menyebut aksi massa tersebut sebagai hari bersejarah yang menandai perbuatan besar bangsa Iran dalam mempertahankan kedaulatan dan identitas nasional.

“Bangsa Iran yang agung, hari ini kalian telah menyelesaikan sebuah perbuatan besar dan menciptakan hari bersejarah,” tulis Khamenei.

Setelah menyebut demonstrasi itu sebagai capaian bersejarah, Khamenei menegaskan bahwa aksi rakyat tersebut bukan sekadar ekspresi simbolik, melainkan jawaban langsung atas skenario asing yang selama ini diarahkan untuk melemahkan Iran dari dalam.

Ia menyatakan bahwa demonstrasi-demonstrasi besar yang dipenuhi tekad kuat rakyat Iran telah sepenuhnya menghancurkan rencana musuh asing, yang menurutnya mengandalkan orang-orang bayaran penghianat untuk menciptakan instabilitas dan perpecahan.

Demonstrasi-demonstrasi besar ini, yang dipenuhi dengan tekad teguh kalian, telah sepenuhnya menghancurkan rencana musuh asing yang menggunakan orang-orang bayaran penghianat,” lanjutnya.

Dari situ, Khamenei menegaskan bahwa bangsa Iran kembali menunjukkan identitas politiknya sebagai bangsa yang tidak tunduk pada tekanan dan tidak dapat dipatahkan oleh intervensi eksternal.

Penegasan tersebut kemudian diarahkan secara langsung kepada Amerika Serikat. Dalam unggahannya, Imam Khamenei menyampaikan peringatan eksplisit kepada para politisi AS agar menghentikan tindakan-tindakan yang ia sebut penuh tipu daya serta berhenti menggantungkan strategi mereka pada aktor-aktor pengkhianat.

“Ini adalah peringatan bagi para politisi AS bahwa mereka harus menghentikan tindakan-tindakan tipu daya mereka dan berhenti bergantung pada antek-antek pengkhianat mereka,” tegas Khamenei.

Demonstrasi nasional yang berlangsung pada 12 Januari 2026 itu terjadi di hampir seluruh kota besar di Iran. Dengan menyertakan visual berupa video dan foto demonstrasi dalam unggahannya, Khamenei menegaskan bahwa pernyataannya tidak berdiri pada klaim semata, melainkan pada apa yang ia gambarkan sebagai konsolidasi nyata rakyat Iran.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan politik yang lugas: tekanan, tipu daya, dan skenario asing tidak menemukan tempat di tengah persatuan nasional. Dengan menampilkan langsung kekuatan massa rakyat, Imam Khamenei menutup ruang tafsir—bahwa bagi Iran, rakyat adalah garis depan perlawanan, dan setiap upaya melemahkan kedaulatan negara akan berhadapan langsung dengan kekuatan kolektif bangsa.

Related posts
Tutup
Tutup