polixnews.com, Sebanyak 190 peserta mengikuti vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) yang digelar Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, Kamis (2 April 2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tinggi di Indonesia.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut angka kasus kanker serviks secara nasional masih tinggi, dengan puluhan ribu kasus baru setiap tahun.
Menurutnya, vaksinasi menjadi langkah penting, namun perlu diiringi edukasi kepada masyarakat karena penyakit ini kerap tidak terdeteksi sejak dini.
Kepala BPOM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menegaskan bahwa vaksin yang digunakan telah memenuhi standar keamanan kesehatan.
Program ini juga menjadi bagian dari gerakan nasional vaksinasi kanker serviks serta rangkaian peringatan HUT BPOM dan Dharma Wanita Persatuan.
Data YKI menunjukkan bahwa kasus kanker di Jawa Barat dan Kota Bogor masih cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang berkelanjutan. (*)




